Rabu, 28 Januari 2026

TUGAS REFLEKSI MODUL PEDAGOGIK/PPG DALJAB TRANSFORMASI+/KEMENAG

 

 

 

 

 

INSTRUKSI TUGAS REFLEKSI

 
 

 

 

 

 


  1. Pilih materi yang menarik dan deskripsikan materi tersebut!
  2. Lakukan analisis implementasi/penerapan materi tersebut!
  3. Tuliskan pengalaman praktis dari proses pembelajaran yang mendukung atau bertentangan dengan materi yang dipelajari!
  4. Uraikan tantangan yang dihadapi dan hikmah (lesson learn) yang didapatkan!
  5. Buat rencana aksi penerapan materi tersebut dalam kegiatan pembelajaran!

 

 

Text Box: URAIAN 

 

 

 

 

 


1.      Materi yang menarik dan deskripsi materi

Materi yang saya pilih dan menurut saya menarik adalah Pendekatan Pembelajaran Berbasis Deep Learning (Mindful Learning, Meaningful Learning, And Joyful Learning. Deep Learning dalam konteks pendidikan mengacu pada pembelajaran yang mendalam dan bermakna, di mana peserta didik tidak hanya menghafal informasi, tetapi benar-benar memahami, menginternalisasi, dan mampu menerapkan pengetahuan dalam berbagai konteks. Dalam kajian pendidikan, konsep ini sering dikaitkan dengan tiga aspek utama: Mindful Learning, Meaningful Learning, dan Joyful Learning.

Prinsip-Prinsip Deep Learning

1.      Meaningful Learning: Siswa diajak untuk mengaitkan konsep baru dengan pengetahuan yang sudah ada, sehingga pembelajaran menjadi lebih bermakna. Misalnya, dalam mengajarkan penjumlahan pecahan, guru dapat memulai dengan contoh konkret yang relevan. 

2.      Mindful Learning: Siswa diajak untuk sadar akan proses pembelajaran yang sedang berlangsung. Ini melibatkan refleksi dan kesadaran tentang apa yang telah dipelajari dan bagaimana hal itu dapat diterapkan dalam kehidupan nyata. 

3.      Joyful Learning: Pembelajaran dirancang agar menyenangkan dan memotivasi siswa. Dengan suasana belajar yang positif, siswa lebih termotivasi untuk terlibat dalam proses pembelajaran. 

 

Ketika ketiga konsep ini diterapkan bersama dalam pendekatan deep learning, hasilnya adalah pengalaman belajar yang mendalam, relevan, dan memotivasi. Meaningful learning membantu siswa melihat relevansi materi, mindful learning membantu mereka terlibat secara sadar dan fokus, dan joyful learning menjaga motivasi serta antusiasme mereka. Dengan demikian, siswa tidak hanya memahami materi secara mendalam tetapi juga termotivasi untuk terus belajar sepanjang hidup

 

2.      Analisis implementasi (penerapan)

Implementasi pembelajaran deep learning pada kelas PAI SD dapat dilakukan dengan tahaptahap berikut:

1)      Fase Persiapan (Preparation Stage) – Membangun Kesadaran (Mindful Learning). Guru berperan sebagai fasilitator yang membantu siswa memasuki kondisi pembelajaran yang penuh kesadaran

2)      Fase Eksplorasi (Exploration Stage) – Menciptakan Pembelajaran Bermakna (Meaningful Learning) hal ini dilakukan dengan membangun keterhubungan antara konsep baru dengan pengalaman dan pengetahuan sebelumnya.

3)      Fase Aplikasi (Application Stage) – Menjadikan Pembelajaran Menyenangkan (Joyful Learning) Pada fase ini guru menciptakan pengalaman belajar yang interaktif, menyenangkan, dan membangun kompetensi nyata.

4)      Fase Refleksi dan Evaluasi (Reflection and Evaluation Stage) Tujuan utama fase ini adalah memastikan pemahaman mendalam dan keberlanjutan pembelajaran. Dalam hal ini guru dapat Membantu siswa merangkum dan meresapi materi dapat dilakukan dengan teknik self-assessment dan peer feedback untuk meningkatkan refleksi.

 

3.      Pengalaman praktis dari proses pembelajaran

Saya pernah mengajar topik menghormati orang tua dengan metode ceramah. Saat saya perhatikan banyak siswa yang nampak bosan dan tidak memperhatikan. Namun ketika saya mengubah metode pembelajaran, dengan  bermain peran. Dan menuliskan beberapa instruksi pada selembar kertas terkait sikap hormat dan patuh kepada orang tua dan saya masukkan ke dalam toples. Kemudian saya membagi mereka dalam beberapa kelompoka. lalu setiap kelompok bergantian memilih lembaran dan meminta mereka memerankan instruksi yang mereka peroleh. Siswa menjadi antusias dan bersemangat mengatur scenari. Ini membuat saya yakin bahwa penanman sikap akan lebih mudah jika di contohkan dengan praktik daan dikaitkan dengan kehidupan mereka seharihari.

 

4.      Tantangan yang dihadapi dan hikmah (lesson learn)

Ø  Tantangan

1)      Guru perlu kreatif dalam merancang kegiatan pembelajaran untuk menerapkan 3 prinsip deep learning

2)      Tidak semua siswa memiliki daya ingat  dan kemampuan yang sama

3)      Pengelolaan waktu dalam prosesnya untuk mengintegerasikan pembelajaran, karena membutuhkan waktu lebih

Ø  Hikmah

1)      Saya lebih memahami bahwa pembelajaran PAI bukan sekedar hafala atau teori, tetapi juga praktik baik dari apa yang mereka pelajari untuk diterapkan dan bermanfaat dalam kehidupan mereka sehari-hari. Bukannya sekedar kebaikan saat ini di dunia, tetapi hari ini untuk akhirat yang lebih baik

2)      Guru lebih menyadari bahwa keberhasilan pembelajaran bukan hanya dari penyampaian materi, tetapi dari bagaimana siswa mengalami, merasakan, dan memaknai pembelajaran.

3)      Siswa lebih termotivasi dengan dikaitkan dengan kehidupan nyata papalag dsajikn dengan cara menyenangkan

 

 

 

 

 

5.      Rencana aksi penerapan materi tersebut dalam kegiatan pembelajaran

Dalam rangka penerapan deep learning saya akan melakukan hal-hal berikut:

Ø  Menyiapakan RPP dengan penekatan deep learningyang sesuai dengan prinsipnya`yaitu berkesadaran, bermakna dan menyenangkan

Ø  Menggunakan teknologi sederhana dan media ajar yang variatif, seperti bermain peran, cerita, diskusi kelompok, lagu islami,  maupun video islami atau aplikasi interaktif lainnya

Ø    Memanfaatkan pelatihan dan kelompok belajar untu terus menambah pengetahuan tentang pengaplikasian deep learning

Tidak ada komentar:

Posting Komentar